<pre><pre>Mana yang Anda pilih? Imunisasi di Rumah atau Fasilitas Kesehatan Selama Pandemi?

Selama pandemi akibat penyebaran virus korona, kami tidak dapat meninggalkan rumah karena pemerintah membuat peraturan untuk tetap tinggal di dalam rumah dan menghindari pusat keramaian, baik itu pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan juga layanan kesehatan. Banyak teman yang menunda rencana atau kegiatan yang harus dilakukan, termasuk beberapa teman yang memiliki bayi untuk membawanya ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan imunisasi yang telah dijadwalkan. Lalu, apakah dalam pandemi seperti ini imunisasi masih wajib bagi Little atau lebih baik ditunda saja?

Sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia) dan juga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa selama pandemi COVID-19 saat ini, layanan imunisasi adalah salah satu layanan kesehatan yang tetap menjadi prioritas wajib untuk dilaksanakan sesuai jadwal, terutama untuk anak-anak yang rentan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (misalnya vaksin untuk Hepatitis, Polio, dan Difteri).

Berikut ini adalah jadwal imunisasi untuk anak Anda:

Usia 0 bulan: Vaksin Hepatitis B ke-0 + Vaksin Polio Oral ke-0 (tetes)
Usia 1 bulan: vaksin BCG
Usia 2 bulan: Vaksin Pentavalent 1 (DPT + Hepatitis B + Haemophilus influenzae b atau Hib) + Vaksin Polio 1 (tetes)
Usia 3 bulan: Vaksin Pentavalent ke-2 + Vaksin Polio ke-2 (tetes)
Usia 4 bulan: Vaksin Pentavalent ke-3 + Vaksin Polio Oral (tetes) 3rd + Vaksin Suntik Polio
Usia 9 bulan: vaksin 1st Measles Vaccine (MR)
Usia 18 bulan: Vaksin Pentavalent ke-4 + Vaksin Polio Oral (tetes) + Vaksin Campak Ke-4 (MR).1

Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik adalah fasilitas umum yang biasanya dikunjungi oleh orang sakit untuk datang berobat, jadi ini menimbulkan kecemasan ketika mereka ingin membawa anak Anda untuk melakukan imunisasi.1 Layanan imunisasi di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit masih dapat dilakukan dengan menerapkan:

  1. Pilih fasilitas kesehatan terdekat dengan rumah Anda.
  2. Menjaga jarak antrian 1-2 meter dengan pasien lain.
  3. Gunakan topeng, baik untuk perkenalan dan Si Kecil.
  4. Memastikan anak Anda sehat saat diimunisasi. Jika anak Anda menderita demam, batuk, pilek, diare, dan riwayat kontak dengan pasien OTG (Orang tanpa gejala), ODP (Pemantauan Orang Dalam), PDP (Pasien Dalam Pengawasan), maka segera laporkan kepada petugas kesehatan untuk menunda jadwal imunisasi dan jadwalkan ulang ketika Little dalam keadaan sehat.
  5. Pastikan orang yang melahirkan juga dalam kondisi sehat dan tanpa riwayat kontak dengan pasien COVID-19.
  6. Tiba sesuai jadwal imunisasi yang ditentukan oleh petugas kesehatan (petugas kesehatan akan mengatur jadwal kunjungan dengan tujuan agar pasien tidak terlalu ramai).
  7. Setibanya di fasilitas kesehatan, segera cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir atau pensanitasi tangan sebelum memasuki ruang imunisasi.
  8. Segera pulang setelah vaksin selesai.
  9. Setelah layanan imunisasi selesai, segera cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir atau gunakan pensanitasi tangan dan segera pulang.
  10. Segera bersihkan diri Anda atau mandi dan cuci rambut dan ganti semua kain / linen dan pengantar (pakaian, bedong, selempang) dan yang lainnya dibawa ke fasilitas kesehatan.1-5

Bahkan di tengah pandemi COVID-19, Anda harus membawa anak Anda untuk diimunisasi karena vaksin BCG, Polio, DPT, Hepatitis B, Hib, Campak (MR) harus dilaksanakan sesuai jadwal. Namun, jika terpaksa ditunda maka maksimal dua minggu kembali dari jadwal yang dijadwalkan. Namun, jika anak Anda tidak sehat atau memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19 (OTG, ODP atau PDP), imunisasi dapat ditunda hingga periode karantina selesai.1,2,4,5

Melakukan imunisasi untuk anak Anda di Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit masih dapat dikatakan aman jika Anda memperhatikan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan RI di atas.

Jika Anda khawatir membawa anak Anda untuk diimunisasi di fasilitas kesehatan tetapi tidak ingin menunda jadwal imunisasi, disarankan untuk melakukan imunisasi di rumah dengan menghubungi petugas kesehatan untuk pulang. Seperti sekarang kita sudah tahu namanya telemedicine atau layanan kesehatan digital, salah satunya termasuk layanan imunisasi, baik untuk anak-anak dan orang dewasa. Jika imunisasi dilakukan di rumah, tentu lebih aman daripada imunisasi di layanan kesehatan publik karena meminimalkan kontak dengan banyak orang sehingga Anda tidak perlu khawatir bahwa anak Anda akan terkena virus. 4.5

Selain itu, bagi Anda yang membutuhkan informasi kesehatan lain atau membutuhkan produk kesehatan, Anda dapat mengaksesnya www.prosehat.com atau instal aplikasi ProSehat atau dapat memanggil nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Tel / SMS / WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat!

Ditulis oleh: Dr. Jesica Chintia Dewi

BIBLIOGRAFI

  1. Achmad, Dr. Y. Pedoman Teknis Layanan Imunisasi Selama COVID Pandemi ke-19 Jakarta: KEMENKES RI – GERMAS; 2020
  2. Imunisasi dalam konteks pandemi COVID-19 [Internet]. Dalam .int. 2020 [cited 29 May 2020]. Tersedia di: https://www.who.int/docs/default-source/searo/indonesia/covid19/ ask- answer- imunisasi-dalam-konteks-pandemi-covid-19-16-april-2020.pdf? Sfvrsn = 66813218_2
  3. PAHO mendesak negara-negara untuk mempertahankan vaksinasi selama pandemi COVID-19 – PAHO / WHO | Organisasi Kesehatan Pan Amerika [Internet]. Paho.org. 2020 [cited 29 May 2020]. Tersedia dari: https://www.paho.org/en/news/24-4-2020-paho-urges-countries-maintain-vaccination-during-covid-19-pandemic
  4. Vaksinasi dan COVID-19: Apa yang perlu diketahui orang tua [Internet]. Unicef.org. 2020 [cited 29 May 2020]. Tersedia dari: https://www.unicef.org/coronavirus/vaccinations-and-covid-19-what-parents-need-know
  5. Fadhel M. COVID-19 membahayakan imunisasi anak secara rutin: badan kesehatan PBB [Internet]. Berita PBB. 2020 [cited 29 May 2020]. Tersedia dari: https://news.un.org/en/story/2020/04/1062712

Posting Pilih Di Mana? Imunisasi di Rumah atau Fasilitas Kesehatan Selama Pandemi? muncul pertama kali di ProSehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here