<pre><pre>Promosi Kesehatan Preventif untuk Membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Unggulan menuju Indonesia Forward 2045

2020 adalah tahun pertama implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk 2020-2024 dan juga Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan untuk 2020-2024. Dalam upaya mencapai target yang ditetapkan dan untuk kelangsungan pelaksanaan program pembangunan kesehatan, perlu untuk merencanakan pembangunan kesehatan yang sistematis, terarah, terintegrasi, komprehensif dan membutuhkan kolaborasi dan peran aktif pusat dan daerah. pemerintah.

Pada Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2020-2024, Program Indonesia Sehat masih merupakan program Pengembangan Kesehatan utama. Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan 3 pilar utama, yaitu:

  • Pilar paradigma sehat, dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan promosi, pencegahan dan pemberdayaan masyarakat;
  • Pilar penguatan layanan kesehatan, dilakukan dengan strategi untuk meningkatkan akses ke layanan kesehatan, mengoptimalkan sistem rujukan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, menggunakan pendekatan rangkaian perawatan dan intervensi berbasis risiko kesehatan;
  • Pilar asuransi kesehatan nasional, dilaksanakan dengan target strategi ekspansi dan manfaat dan kontrol kualitas dan kontrol biaya.

Oleh karena itu, kebijakan pembangunan kesehatan diarahkan pada upaya untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan menuju cakupan kesehatan universal dengan penekanan pada penguatan layanan kesehatan dasar melalui meningkatkan upaya promotif dan preventif didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi. Sehingga bonus demografis yang akan datang kita dapatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif.

Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) dari Kementerian Kesehatan Indonesia pada tahun 2020 diadakan pada tanggal 17 hingga 21 Februari 2020 di JI Expo Kemayoran – Jakarta, dimulai dengan kegiatan Pra-Rakerkesnas yang dihadiri oleh pusat dan daerah peserta Peserta pusat terdiri dari Pejabat Tinggi Menengah, Pejabat Tinggi Pratama, Staf Ahli Menteri, Staf Khusus Menteri dan pejabat lain di dalam Kementerian Kesehatan dan peserta regional termasuk semua Kepala Layanan Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Provinsi, serta beberapa Bupati. / Direktur Layanan Kesehatan Kota dan Rumah Sakit Kabupaten / Kota Terpilih.

Sesuai tema "Promosi Kesehatan Preventif untuk Membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Unggulan menuju Indonesia Forward 2045 " Acara Rakerkesnas tahun ini membawa 5 (lima) topik diskusi yang sejalan dengan program prioritas dan kegiatan pembangunan kesehatan pada tahun 2020-2024, yaitu AKI, AKB, Stunting, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, GERMAS, dan tata kelola Sistem Kesehatan Nasional (SKN), dengan pendekatan promotif dan preventif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here